PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
KOTA MEDAN

Detail Dokumen

PEMKO MEDAN GELAR SOSIALISASI CIPTAKAN KANTIN SEHAT BEBAS 5P


Nomor Dokumen

300051676

Tanggal Publish

04 October 2019

Jenis Informasi

Program dan Kegiatan

Kategori Dokumen

Setiap Saat

Tipe Dokumen

Text (.jpeg)

Penerbit

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan


Kandungan Informasi

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan menggelar Sosialisasi yang dikemas dengan Komunikasi Informasi Edukasi guna menciptakan Kantin Sehat Bebas 5P (Pemanis, Pengawet, Pewarna, Penyedap dan Perasa) di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam, Kamis (3/10). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian agar kantin - kantin sekolah bebas dari zat berbahaya tersebut. Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) yang dibuka oleh Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S.M.Si.,M.H diwakili Kadis Kesehatan, Dr. Edwin melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, drg. Irma Suryani ini menghadirkan narasumber dari Badan BPOM, Dinas Pendidikan Kota Medan dan Dinas Kesehatan Kota Medan sendiri. Selain itu peserta sosialisasi ini dihadiri 50 Sekolah Dasar yang terdiri diantaranya Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Orang Tua Murid dan Pembuat atau penjual makanan di Kantin Sekolah dengan jumlah 200 orang. Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan, drg. Irma Suryani mengatakan saat ini banyak sekali ditemukan makanan yang mengandung unsur berbahaya yang terkandung didalam makanan yang kita makan sehari-hari. Dimana, makanan tersebut mengandung zat pewarna buatan, zat pengawet maupun zat pewarna manisan buatan. "Jelas, hal ini sangat memprihatinkan dan berbahaya bagi kita semua, terutama bagi anak-anak di sekolah. Karena dampaknya mungkin tidak dapat kita lihat dalam jangka waktu yang pendek, namun sangat besar kemungkinan dalam jangka waktu tertentu bisa mengakibatkan berbagai macam penyakit kronis yang bisa menimbulkan kematian. Misalnya, penyakit kanker, kolesterol, gangguan ginjal dan masih banyak lagi", katanya. Untuk itu, menurut drg Irma Suryani, Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi ini agar memberikan informasi dan pemahaman kepada pihak yang terlibat langsung dengan sekolah agar dapat mengetahui zat apa saja yang berbahaya dalam makanan sehingga akan tercipta kantin sehat Bebas 5 "Keberadaan kantin sekolah yang sehat, selain sebagai tempat pemenuhan nutrisi, juga memiliki banyak fungsi seperti, sarana pendidikan, dan sarana untuk menganalisa keberhasilan program di lingkungan sekolah. Artinya kantin sekolah yang sehat terbebas dari zat 5P diharapkan dapat menunjang program sekolah, terlebih lagi program sekolah sehat,” jelasnya. Sebelumnya dr. Nurmila Pohan selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar kantin sekolah bebas dari zat berbahaya itu. Bagaimana makanan sehat itu, yang layak menjadi jajanan anak sekolah. Selain itu, 4 elemen yang kita berikan penyuluhan dapat membudayakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). “Kita berharap, para peserta Sosialisasi ini dapat mengerti apa sih zat 5P itu, mengenal seperti apa sih bentuknya dan bagaimana bahayanya jika zat 5P tersebut dimasukkan ke dalam makanan,” Jelasnya. Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan